Tag: mitos

INI DIA MITOS YANG MENYELIMUTI NYI RORO KIDUL SI PENGUASA LAUT SELATAN

Siapa yang tidak tahu dengan ratu penguasa laut selatan yang terkenal dengan cerita – ceritanya, yang sudah kamu dengarkan dari mulut ke mulut tanpa tahu kebenarannya benar atau tidak. Karena memang untuk ceritanya yang berkembang di masyarakat tersebut, kembali lagi kepada kepercayaan dari masing – masing individu. Tidak sedikit kecelakaan atau tragedi yang terjadi di pantai selatan itu dikaitkan dan dihubung – hubungkan dengan nyi roro kidul. Meskipun mereka yang mengatakannya itu masih belum bisa memberikan bukti dengan jelas. Tetapi memang ini sudah menjadi cerita rakyat yang terkenal dengan kisah mistis yang menyelimutinya. Meskipun itu menjadi mitos saja, karena tidak adanya bukti yang kuat. Tetapi orang – orang tidak sedikit yang percaya dengan hal tersebut.

Cerita – cerita ini terkenal di kalangan warga Bali dan juga Pulau Jawa, sebab dia menjadi penunggu dari Samudera Hindia. Nyi Roro Kidul ini digambarkan sebagai seorang aratu yang memiliki paras cantik. Cerita ini tersebar sudah dari zaman Kerajaan Mataram Islam yang dimana itu berada di abad ke 16. Tetapi peneliti dari atropologi dan kultur warga Jawa serta Sunda yang lebih memberatkan ini pada legenda Ratu Laut Selatan Jawa. Keganasan dan kedahsyatan yang diberikan oleh ombak Pantai Selatan ini, membuat orang berasumsi dan mengaitkannya dengan alam spiritual dewata yang menjadi penunggu dari Laut Selatan. Ini dia mitos yang menyelimuti Nyi Roro Kidul.

1.Nyi Roro Kidul Pernah Hidup pada Abad ke 13

Nyi Roro Kidul Pernah Hidup pada Abad ke 13

Memang cerita yang sudah beredar di masyarakat ini tidak berasa dari satu sumber dan tidak memiliki satu versi cerita saja. Sebab terdapat beberapa versi yang ada dan orang sebarkan, salah satunya adalah jati diri dari Nyi Roro Kidul. Sebagian orang ada yang mengatakan bahwa dia adalah keturunan dari Raja Airlangga, juga bahkan ada yang mengatakan bahwa dia adalah keturunan dari Raja Kediri Jayabaya.

Tetapi dari sekian banyak versi yang ada dari jati diri sang ratu, orang – orang banyak yang mempercayai bahwa dia adalah puteri dari Kerajaan Pakuan Pajajaran. Memiliki ayah yang bernama Raja Prabu Siliwangi ini, Putri Kandita memiliki para yang cantik dan sifatnya yang bijaksana. Karena ada suatu permasalahan, yang membuatnya harus terbuang dari istana dan dia memilih untuk tinggal di Pantai Selatan.

2.Dinikahi oleh Raja – raja Jawa

Dinikahi oleh Raja – raja Jawa

Sang ratu ini hanya dapat dinikahi atau dipinang oleh Raja – raja yang berada di tanah jawa saja. Ini dikarenakan wangsit  yang diberikan oleh Sindhula bahwa cucunya itu hanya bisa di nikahi oleh raja – raja yang ada di tanah jawa waja. Karena dia harus terjaga kesucian dari dirinya sendiri. Sebab saat dia masih bayi, katanya dia ini sudah bisa berbicara dengan lancar seperti orang dewasa, dia berbicara bahwa dia akan menjadi pemimpin gaib tanah jawa. Lalu dia kan berdiam di kawasan pantai Selatan.

Sehingga itulah yang menjadikannya hanya dapat di nikahi oleh raja – raja yang berasal dari tanah jawa saja.

3.Menguasai Seluruh Pesisir Selatan Jawa

Menguasai Seluruh Pesisir Selatan Jawa

Menjadi seorang ratu, tentu dia memiliki kuasa yang besar terhadap wilayah kekuasaannya. Dia dipercaya menjadi penguasa dari Pantai Selatan, tetapi yang banyak di percaya adalah Pantai Parangkusumo serta Pantai Pelabuhan Ratu Jawa Barat.

Konon katanya kedua pantai ini memiliki beberapa sejarah yang memang kental dengan Nyi Roro Kidul. Salah satunya adalah di pantai Pelabuhan Ratu, terdapat mahluk gaib yang memperlihatkan dirinya sedang menggunakan kereta kencana.

Itulah mitos –  mitos tentang Nyi Roro Kidul yang beredar, mana yang sudah kamu dengar?

MENGUJI KEBERANIAN DENGAN MEMBACA MITOS – MITOS YANG MENYELIMUTI DANAU TOBA!

Objek wisata yang sudah ada sejak lama ini masih menjadi tempat yang banyak dikunjungi oleh para wisatawan. Danau yang mempunya keindahan alam yang indah ini, pantas untuk didatangi karena bisa memberikan ketenangan untuk orang yang menikmatinya. Belum lagi alamnya yang indah, disertai dengan kicauan burung dan langit yang berwarna biru memberikan rasa tenang dan sejuk kepada diri sendiri. Danau yang berada di daerah Sumatera Utara ini, sudah menjadi objek wisata yang bersejarah. Selain itu terdapat beberapa mitos yang menyelimuti keindahan dari danau toba ini. Mungkin beberapa dari mitos ini sudah pernah kamu dengar sebelumnya, dari orang tua atau kakek dan nenek kamu.

Memang sudah tidak aneh lagi bila mendengar mitos yang beredar, karena danau ini sangat populer dan sudah melalui berbagai macam era dan zaman. Menjadi danau terbesar di Indonesia dengan lebar 30 kilometer dan panjangnya yang mencapai 100 kilometer ini, sudah menjadi bukti bahwa danau ini sangatlah luas. Belum lagi danau ini masuk ke dalam danau vulkanik terbesar yang ada di dunia. Sehingga danau ini sangatlah populer yang tidak hanya di Indonesia, tapi hingga ke mancanegara. Ketika kamu berkunjung kesini tidak hanya akan disuguhi dengan pemandangan dari danau tobanya, tetapi ada pemandian air hangat yang dapat kamu nikmati. Namun apakah kamu berani bila mengetahui mitos – mitos tentang danau toba? Masihkah kamu akan berkunjung? Simak ulasannya berikut ini.

1.Sosok Penunggu Gubuk

Sosok Penunggu Gubuk

Disetiap tempat memang sudah tidak asing lagi dengan sosok penunggu yang diam disebuah tempat. Apalagi danau toba ini merupakan objek wisata yang sangat legendaris dan juga bersejarah, sehingga tidak diragukan lagi bila sosok penunggunya pun bukan orang yang dahulunya itu sembarang. Biasanya orang tersebut dahulu mempunyai pengaruh, karena memang ternyata gubuk ini pernah disinggahi oleh presiden pertama di Indonesia yatiu Bung Karno.

Diasingkan oleh Belanda dalam waktu 22 hari saat itu tahun 1948. Gubuk reyot tersebut, sekarang sudah dibenahi dan di alih fungsikan menjadi wisma yang megah. Digunakan untuk menyambut tamu kehormatan Pemprov Sumatera Utara.  Konon, warga sering mendengar langkah kaki yang berasal dari ruangan yang digunakan oleh Bung Karno. Dan ada juga yang diganggu oleh Mahluk tidak kasat mata.

2.Mengucapkan Santabi Oppung

Mengucapkan Santabi Oppung

Saat akan tiba ke danau toba, kamu alan melalui jalanan yang berliku juga lembah – lembah dengan pemandangan alam yang indah. Tetapi katanya di area tersebut terdapat gua yang memiliki sebuah misteri. Misteri tersebut adalah kendaraan yang melalui bagian depan dari gua tersebut, mesin kendaraannya akan mati tiba – tiba. Kepercayaan dari masyarakat bila terjadi hal yang demikian, harus mengucapkan Santabi Oppung dalam bahasa Medan artinya permisi.

Tetapi ini kembali lagi kepada kepercayaan dari masing – masing orang yang melintas kesini. Karena ini menjadi misteri yang terkenal di masyarakat Sibolga – Tapteng.

3.Sosok Begu Ganjang Pencabut Nyawa

Sosok Begu Ganjang Pencabut Nyawa

Dari panggilannya saja sudah membuat bulu kuduk merinding. Ternyata mahluk ini sudah menjadi buah bibir etnis Batak Toba. Begu Ganjang ini digambarkan seperti hantu panjang yang berambut panjang. Mengapa disebut pencabut nyawa? Katanya, oran g yang melihat sosok ini akan dicekik. Selain itu misteri lainnya, bila sosok ini ada dilingkungan kita maka tiba – tiba ada orang sakit juga meninggal dengan misterius.

Itulah misteri yang menyelimuti danau toba, masih beranikah kamu untuk berkunjung kesana?

MITOS YANG MENYELIMUTI LUBANG BUAYA YANG DIPENUHI DENGAN MISTERI

Ketika kamu berada di bangku SMA dan berada pada jurusan IPS, kamu pasti belajar tentang pelajaran sejarah. Mulai dari penjajahan, kemerdekaan, dan juga peperangan tumpah darah yang terjadi di dalamnya. Salah satunya kamu pasti belajar dan mendengar tentang tragedi yang berada di lubang buaya. Tentu tidak akan asing saat mendengarnya, karena ini menjadi tragedi yang bersejarah dan populer. Yang di mana sampai sekarang masih menjadi sebuah misteri, tentang kebenaran dan tragedi apa sebetulnya yang sudah terjadi di dalamnya. Tempat tragedi sekarang diubah menjadi objek wisata bersejarah yang dapat dikunjungi oleh wisatawan, yang ingin mengetahui tentang tragedi apa yang sebenarnya pernah terjadi disini. Mendengar sekilas ceritanya saja membuat merinding dan lirih hati. Pembunuhan dan penyiksaan yang terjadi kepada para jenderal besar Indonesia.

Lubang buaya sendiri adalah pusat pelatihan kepunyaan PKI atau Partai Komunis Indonesia. Dari namanya sendiri, itu diambil karena terdapat buaya putih yang berada di sungai daerah situ. Tempat ini letaknya di Pondok Gede, Jakarta. Terjadi pembataian kepada tujuh jenderal besar ini berlangsung tanggal 30 September 1965. Saat kamu berkunjung ke lubang buaya, kamu akan disuguhkan dengan museum diorama, monument Pancasila, hingga sumur yang dibuat untuk membuat korban – korbannya. Komunis yang sudah dikenal dengan kebengisan dan rasa tidak tega yang berada di dalam dirinya, membuat perlakuan ini menjadi hal yang pantas untuk mereka lakukan demi tujuan dan kepentingan partai tersebut pada masanya. Pertumpahan darah yang terjadi mmebuat lubang memiliki mitos yang dipercaya sampai sekarang, apa sajakah itu? simak ulasan ini!

1.Adanya Suara Teriakan Dari Dalam Sumur

Adanya Suara Teriakan Dari Dalam Sumur

Sumur ini menjadi saksi bisu dari kesadisan yang dilakukan oleh PKI, kepada Jenderal besar Indonesia. Sumur ini dipergunakan untuk membuang dan menyimpan mayat dari ketujuh jenderal yang sudah dingin tidak bernyawa. Betapa tidak layaknya mereka dibuang dan diperlakukan seperti itu.

Memiliki ukuran  yang tidak terlalu besar yaitu 12 meter dan diameter kurang lebih 75 cm. Menyimpan banyak darah dan keperihan yang dirasakan oleh para Jenderal tersebut, membuat sumur tersebut mengeleuarkan teriakan. Teriakan yang keluar ini, biasanya didengarkan oleh penunjung. Salah satu penunjung bercerita bahwa terdengar teriakan minta tolong, tetapi saat didekati suaranya menghilang. Lalu terdengar lagi saat sudah menjauhinya, benar – benar bikin merinding bukan!

2.Memiliki Aura Mistis yang Kuat

Memiliki Aura Mistis yang Kuat

Menjadi tempat pembataian tanpa rasa bersalah ini, memberikan tempat ini aura mistim yang kuat. Katanya aura ini pernah dirasakan oleh pengunjung yang datang dan juga dirasakan oleh penjaga museum. Apalagi oleh penjaga museum yang setiap hari berada di daerah tersebut, mungkin sudah terbiasa.

Lokasinya yang berdekatan dengan Monumen Pahlawan Revolusi dan Museum  Pengkhianatan  PKI ini, memberikan rasa merinding dan mistis semakin terasa. Katanya aura mistis ini sudah dapat terasa ketika masuk ke komplek yang berada di luar museum. Untuk orang yang perasa, bisa – bisa sampai menangis, seolah – olah mereka dapat merasakan  perih yang dialami korban.

3.Penampakan Tentara Berlumur Darah

Penampakan Tentara Berlumur Darah

Menjadi mitos yang membuat bulu kuduk benar – benar merinding. Sudah menjadi cerita dari mulut ke mulut yang mengatakan bahwa mereka melihat adanya penampakan dari tentara yang keadaanya berlumuran darah. Dan lebih ngerinya lagi beberapa anggota tubuh mereka sudah ada yang hilang, karena terpenggal. Cerita ini berawal dari kejadian yang dialami oleh penjaga museum, setelah itu tidak sedikit penujung yang juga melihatnya.

Itulah mitos yang menyelimuti lubang buaya, bikin merinding bukan?